Jakarta (Metro IDN)
Dr Ketut Sumedana SH MH, yang tadinya menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) dan pernah Kapuspenkum Kejagung, telah dilantik sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, Selasa (21/7/2026).
“Beliau memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di Kejaksaan dan bergelar doktor ilmu hukum,” ujar Wakil Kepala BGN sekaligus Jubir, Agustina Arumsari dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).
Pada kesempatan itu ada 5 pejabat dilantik, sehingga BGN resmi memiliki 5 pejabat tinggi madya baru mengisi jabatan strategis, menggantikan pejabat sebelumnya. Ada dari BPKP, Kemenkes, hingga Eks Kajati Sumsel.
Profil Jasa Ketut Sumedana
Ketut Sumedana, kelahiran Buleleng, Bali, 25 Agustus 1974 ini berpengalaman panjang dalam berbagai posisi strategis di institusi penegak hukum kejaksaan.
Memulai karier sejak tahun 1998, pernah staf di Kejari Praya, Lombok, dan sejumlah posisi di Kejati NTB, Jawa Timur, hingga menjadi Kajari di beberapa daerah seperti Mataram, Bantul, dan Gianyar.
Ia pernah jadi Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, dan Kajati Bali.
Ketut juga sempat tugas di KPK selama lima tahun, sebagai penyelidik, penyidik, hingga penuntut dan menjadi Kepala Satuan Tugas Penuntutan.
Dalam tugas, Ketut pernah menangani perkara besar yang menyita perhatian, di antaranya kasus penyelewengan dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) sebesar Rp100 miliar yang melibatkan Aulia Pohan, besan Presiden ke-6 RI SBY, serta kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) yang menyeret mantan Mendagri Hari Sabarno.
4 Pejabat Lainnya
Adapun 4 pejabat lbaru ainnya di BGN, Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum dan Keuangan BGN, pernah Kepala KPPN Jakarta V Kementerian Keuangan pada 2023-2025 dan Kepala KPPN Cirebon pada 2021-2023.
Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea dipercaya sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola. Pernah Direktur Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 2025-2026, Direktur Imunisasi pada 2025, serta Direktur Pengelolaan Imunisasi pada 2022-2025.
Zainuri dilantik sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, sebelumnya Kepala Biro Keuangan BPKP pada 2025-2026, Kepala Perwakilan BPKP Papua pada 2023-2024 dan Kepala Perwakilan BPKP Papua Barat pada 2021-2023.
Sementara itu, Mariman Darto dipercaya mengemban jabatan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama. Sebelumnya ia merupakan Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta di Kemendikdasmen. (red/kps/cnbci)

















