Medan (Metro IDN)
Ganesha Operation (GO) menggelar
seminar Meeting on Maximizing Motivation (M3) diikuti hampir 4.000 peserta di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (30/8/2026).
Seminar motivasi tahunan ini digelar GO untuk mendampingi siswa menghadapi seleksi masuk sekolah favorit, perguruan tinggi negeri (PTN), maupun perguruan tinggi kedinasan impian mereka.
Diketahui, GO sendiri merupakan bimbingan belajar tatap muka berbasis teknologi digital yang tersebar di 720 outlet di Indonesia, termasuk beberapa cabang di Medan.
Selain siswa orang tua turut diundang, karena dukungan dari rumah dianggap sama pentingnya dengan usaha siswa itu sendiri.
Direktur Utama GO, Prof Dr Ir Bob Foster, MM, yang juga dikenal tokoh pendidikan nasional, tampil sebagai pembicara utama, sebagaimana pada tahun tahun sebelumnya.
Prof Bob Foster membawakan dua tema berbeda untuk dua kelompok peserta, “Set Your Future” untuk siswa kelas 12 dan gap year, serta “Grab Your Vision” untuk siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP.
Ia mengingatkan peserta kelas 12 dan gap year, bahwa dari 5,4 juta siswa kelas 12 se-Indonesia, hanya sekitar 9 persen yang diterima di PTN lewat SNBP dan SNBT tahun ini.
“Angka itu bukan untuk menakuti, tapi menyadarkan bahwa usaha kalian harus lebih besar dari rata-rata. Yang membedakan siswa yang lolos dan tidak adalah konsistensi,” ujarnya.
Dan untuk siswa kelas 6 dan 9, Prof Bob menyoroti tantangan yang biasa dialami di usia tersebut. Mulai dari menurunnya fokus belajar, tekanan tugas dan ujian, hingga rasa cemas menghadapi seleksi masuk sekolah favorit.
Menurut Prof Bob, kunci menghadapi masa transisi ini bukan sekadar menambah jam belajar, melainkan berani mengatasi rasa malas dan takut gagal mulai dari hal-hal kecil.
Momen ikrar siswa turut mewarnai kegiatan tahun ini. Habibi Arif Setiawan, siswa MAN 2 Medan yang juga anak dari Wakil Kepala Sekolah MAN 2 Medan, menjadi salah satu perwakilan siswa membacakan ikrar di hadapan peserta.
“Do your best itu enggak harus sempurna, yang penting mengerjakan semampu kita, lalu memperbaiki apa yang masih kurang,” ujar Habibi.
Satu per satu siswa mengikuti janji untuk bersungguh-sungguh mengejar cita-cita di hadapan orang tua, yang dibalas dengan doa restu.
Rachel Shine Hutagalung, siswa SMAN 5 Medan yang mengikuti bimbingan belajar di GO Sisingamangaraja, mengaku sesi Set Your Future membuatnya makin yakin dengan pilihannya sendiri.
“Set your future itu soal bagaimana kita sudah tahu mau menentukan arah masa depan kita, bukan cuma soal nanti mau jadi apa, tapi juga sudah tahu cara-cara supaya masa depan itu bisa tercapai,” katanya.
Orang tua Rachel turut berpesan agar putrinya terus bersemangat mengejar cita-cita. “Terbanglah tinggi, nak, capailah cita-citamu, jadilah perempuan yang tangguh dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Bagi GO, M3 bukan sekadar seminar motivasi satu arah. Lewat kegiatan tahunan ini, GO ingin memastikan pendampingan kepada siswa Medan tidak berhenti di ruang kelas, tapi terus berlanjut sampai mereka benar-benar diterima di sekolah maupun kampus yang mereka tuju. ( red )

















