Sidikalang (Metro IDN)
Masalah narkoba di Dairi mendapat sorotan tajam dari Anggota DPR RI Komisi 3, Mangihut Sinaga SH MH. Ia menilai peredaran narkoba bisa marak tak terlepas dari lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut.
Mangihut Sinaga SH MH menyampaikan hal itu, Jumat (1/5/2026), seusai melakukan kunjungan dalam rangka reses di daerah pemilihan (Dapil) nya di Dairi, yang berlangsung di Pendopo Bupati Dairi Sidikalang, Selasa (28/4/2026).
Sorotan tajam itu dilontarkannya menanggapi turunnya aksi masyarakat dari berbagai organisasi, melakukan unjuk rasa di depan Mapolres Dairi, yang menuntut supaya ditangkap yang diduga bandar narkoba.
Sebagaimana diberitakan media, massa yang melakukan aksi rasa itu terjadi, Senin (13/4/2026), dari berbagai organisasi seperti KNPI, DPD IPK Dairi, GMNI, HMI Pemuda Muhammadiyah.
Mangihut Sinaga mengaku, tentang informasi peredaran narkoba di Dairi sudah diketahuinya sebelumnya, berdasarkan laporan yang masuk termasuk adanya aksi unjuk rasa (Unras) di Mapolres Dairi tersebut.
Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Partai Golkar ini mengaku menerima banyak laporan warga terkait aktivitas peredaran narkotika yang dinilai semakin meresahkan. Ia juga menyinggung munculnya kesan lemahnya respons penegakan hukum di tingkat daerah.
“Kita sangat menyayangkan, sampai masyarakat melakukan aksi unjuk rasa ke Mapolres Dairi. Ini menunjukkan penegakan hukum terhadap bandar dan pelaku peredaran narkotika tergolong lemah,” ujarnya.
Menurut Mangihut Sinaga, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut larut. Untuk itu ia akan berkoordinasi dengan jajaran Polda Sumut, termasuk Wakapolda dan Direktur Reserse Narkoba, agar segera turun tangan.
“Saya sudah minta agar Tim Polda Sumut turun langsung ke Dairi untuk melakukan penindakan terhadap bandar dan pengedar narkoba,” tegas Mangihut.
Mantan Staf Ahli Jaksa Agung ini juga mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum (APH) di tingkat daerah, yang menyiratkan adanya kejanggalan di balik lambannya penanganan kasus narkoba di wilayah tersebut.
“Kita tidak tahu apa yang terjadi, apakah tidak mampu atau ada pembiaran,” katanya.
Mangihut mengingatkan, peredaran narkoba ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Karena itu, dibutuhkan sinergi seluruh elemen baik aparat penegak hukum maupun masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.
“Mari kita Peranginangin peredaran narkoba. Kalau kita lengah, narkoba akan merusak generasi kita. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujar Mangihut Anggota DPR RI Dapil Sumut III yang meliputi Kabupaten Asahan, Dairi, Karo, Langkat, Pakpak Bharat, Simalungun, Kota Binjai, Kota Pematangsiantar, dan Kota Tanjungbalai.
Disi lain ia berharap aparat terkait segera mengambil langkah konkret, memastikan penegakan hukum berjalan tegas, dan mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat Dairi
Namun menurut Mangihut, tidak boleh berasumsi atau berandai-andai, apalagi sembarangan menuduh tanpa didukung bukti bukti secara hukum.
“Kita tidak boleh berasumsi dan terlalu menyudutkan Polisi dengan berbagai spekulasi atau informasi-informasi,” katanya.
Kalau masyarakat bisa membuktikan keberadaan bandar narkoba dan di mana ada berkilo-kilo dan berton-ton narkoba, kasih taulah, biar kami sama-sama ngambil. Jadi, kita tidak boleh terus berasumsi-asumsi dan menciptakan opini,” ujarnya.( red)

















