Jakarta (Metro IDN)
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, merombak sejumlah posisi penting di lingkungan Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal). Langkah penyegaran organisasi ini berfokus pada penguatan sektor intelijen, personel, hingga pos komando riset teknologi maritim.
Dikutip dari indonesiadepense.com, Kamis (21)5/2026), KSAL Muhammad Ali memimpin langsung upacara pengukuhan dan serah terima jabatan para perwira tinggi di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (18/5/2026) kemarin.
Salah satu yang mengalami pergantian adalah pucuk pimpinan Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL).
Kampus atau institusi pendidikan tinggi militer ini berfungsi sebagai pusat riset sains, pengembangan alat utama sistem persenjataan (alutsista), dan inovasi teknologi pertahanan laut tanah air.
Kini, Laksamana Pertama Ardiansyah resmi menjabat sebagai Komandan STTAL baru. Perwira bintang satu itu menggantikan pejabat lama yang telah memasuki masa purna tugas alias pensiun.
Lewat rotasi ini, kampus pencetak ahli teknologi maritim TNI AL tersebut siap mengakselerasi inovasi pertahanan di era digital.
“Amanah jabatan baru yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus penghargaan atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas,” ungkap Ali, sebagaimana diberitakan media indonesiadepense.com yang mengutip dari keterangan Dispenal, Selasa (19/5/2026).
KSAL Muhammad Ali juga meminta para pejabat baru segera beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis yang dinamis.
Melalui rotasi berkala ini, Mabesal berkomitmen untuk terus mendongkrak performa kinerja organisasi secara optimal.
Selain pos komando teknologi, Ali mengukuhkan tiga jabatan utama di Mabesal.
Kursi Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (Koorsahli KSAL) kini resmi diduduki oleh Laksamana Muda Dwi Sulaksono.
Selanjutnya, Laksamana Muda Andy Kriswanto maju mengisi pos Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Laut (Asintel KSAL).
Sedangkan jabatan Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers KSAL) beralih kepada Laksamana Muda Yudi Cahyadi.
Pergeseran posisi ini otomatis memicu efek domino pada beberapa jabatan perwira tinggi lainnya.
Laksamana Pertama Dwi Cahyo Kuncoro yang sebelumnya mengawal Dinas Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal), kini menduduki posisi sebagai Asisten Komunikasi dan Elektronika Kepala Staf Angkatan Laut (Askomlek KSAL). Ia menggantikan Laksamana Muda Yudi Cahyadi yang bergeser memimpin sektor personalia.
Sektor kesehatan militer juga tidak luput dari penyegaran struktur organisasi.
Jabatan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Laut (Kapuskesal) kini berpindah tangan kepada Laksamana Pertama Mohamad Sulaiman Abidin.
Sebelumnya Mohamad Sulaiman Abidin
menjabat Wakil Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Laut (Wakapuskesal).
Ia menggantikan Laksamana Muda Sujoko Purnomo yang kini bergeser posisi menjadi perwira tinggi staf ahli KSAL. (indonesiadefense.com/red)

















