Jakarta (Metro IDN)
Jaksa Agung RI Burhanuddin resmi menutup rangkaian acara Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair Tahun 2026 yang berlangsung sejak 18 s/d 21 Mei 2026 di Kantor BPA Kebagusan, Jakarta.
Perhelatan ini menjadi wujud nyata komitmen Kejaksaan memperkuat tata kelola pemulihan aset negara yang transparan, akuntabel, profesional, serta memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Demikian disampaikan Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna, sebagaimana dilihat dalam keterangan tertulis yang dilansir ke media, Jumat (22/5/3026).
Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan, tema BPA Fair 2026, yakni “Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan”, mencerminkan pergeseran paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini.
“Paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini tidak lagi semata-mata menitikberatkan pada pemidanaan pelaku, tetapi menjadikan pemulihan kerugian negara sebagai tujuan utama.
Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari lamanya hukuman penjara, melainkan dari seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan,” tegas Jaksa Agung.
Jaksa Agung menambahkan, seluruh hasil lelang nantinya akan diserahkan secara resmi ke kas negara sebagai penerimaan negara yang akan langsung didedikasikan untuk kepentingan rakyat Indonesia.
Lalu dalam laporannya, Kepala BPA Kuntadi menyampaikan, BPA Fair 2026 yang mengusung kolaborasi erat bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah berjalan lancar, tertib, aman, serta melampaui ekspektasi.
Selain melelang barang rampasan negara, BPA Fair juga menghadirkan inovasi baru dengan mengangkat karya pelukis berbakat dan instrumen musik sebagai objek lelang bernilai tinggi, memposisikan seni dan musik sebagai aset budaya yang bernilai investasi jangka panjang.
Berdasarkan data rekapitulasi hasil pelaksanaan lelang, BPA Fair 2026 mencatatkan performa yang sangat luar biasa dengan menjaring lebih dari 1.900 pengunjung dan 1.700 peserta lelang.
Berikut adalah rincian capaian utama dari kegiatan ini:
Total Aset Dilelang
308 Unit
Total Aset Terjual
300 Unit
Persentase Keberhasilan
88,64%
Nilai Total Limit Aset Laku
Rp922.267.070.080
Nilai Kenaikan Harga Hasil Lelang
Rp74.758.949.000
Nilai Total Hasil Lelang
Rp997.479.436.080
Aset Terjual Kenaikan Harga Tertinggi
Harley Davidson Road Glide (Naik 930,86%)
Aset Terjual Peminat Terbanyak
Harley Davidson Road Glide (349 peserta)
Angka capaian di atas memperlihatkan lonjakan hasil lelang sebesar 481% jika dibandingkan dengan pencapaian lelang bulanan tahun 2026 yang dilaksanakan secara konvensional berskala nasional.
Melihat kesuksesan besar, transparansi yang tinggi, dan respons sangat positif dari masyarakat, Kepala BPA berharap agar kegiatan BPA Fair ini didukung dan dijadikan sebagai Program Tahunan BPA sebagai salah satu solusi optimalisasi pendapatan negara dan penguat stabilitas fiskal nasional.
Acara penutupan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua Komjak RI Prof Dr Pujiyono Suwadi, Plt Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badiklat Kejaksaan RI.
Kemudian Plt DJKN Kementerian Keuangan Dr Rahayu Puspasari, Chief Operating Officer Danantara Donny Oskaria, serta jajaran Direksi Bank Himbara. (red)

















