Paluta (Metro IDN)
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto meresmikan Kepolisian Resor (Polres) Padang Lawas Utara (Paluta) sebagai satuan kewilayahan baru di jajaran Polda Sumut, Kamis (6/8/2026).
Peresmian itu momentum penting sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepolisian, sekaligus meningkatkan efektivitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Paluta.
Bupati Padang Lawas Utara dalam sambutannya antara lain menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Kapolda Sumut, atas terbentuknya Polres Paluta.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paluta, menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polri menjaga keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam laporannya Kapolres Paluta AKBP Dhery Fajariandono menyampaikan, saat itu Polres Paluta membawahi wilayah 12 kecamatan dan 386 desa. Sementara dalam menjalankan tugasnya, Polres Paluta didukung 2 Polsek dan 175 personel.
Polres Paluta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah hukumnya, meskipun masih menghadapi keterbatasan jumlah person.
Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terbentuknya Polres Paluta.
Ka menekankan pentingnya penguatan organisasi dan penambahan personel untuk memastikan pelayanan kepolisian dapat berjalan secara optimal.
“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, jangan sampai menyakiti hati masyarakat. Kita harus hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” ujar Kapolda.
Selain pelayanan humanis, Kapolda juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat.
Turut hadir dalam acara itu Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, serta menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Polres Paluta.
Menurut Kapolres, terbentuknya Polres Paluta, adalah momentum penting meningkatkan efektivitas pelayanan kepolisian terhadap masyarakat.
Disampaikan, sebelumnya, wilayah Paluta berada dalam cakupan hukum dan pelayanan Polres Tapsel. Karena itu, hubungan kelembagaan dan koordinasi antara Polres Tapsel dan Paluta memiliki sejarah yang erat.
Ia menegaskan, meskipun kini memiliki wilayah hukum dan organisasi masing-masing, pemisahan tersebut tidak mengubah semangat pengabdian Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
“Secara organisasi, Paluta kini memang telah memiliki Polres sendiri. Namun, semangat dan tujuan kami tetap sama, yaitu hadir memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Anton juga menyampaikan kesiapan Polres Tapsel, membangun sinergi dan mendukung Polres Paluta, khususnya menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kita siap bersinergi dan mendukung Polres Paluta. Walaupun secara wilayah telah berpisah, pengabdian kami tetap bermuara pada kepentingan dan keamanan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Sumut menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Prosesi peresmian melalui penekanan tombol, pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Kapolda bersama rombongan kemudian meninjau gedung Mako Polres Paluta, Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), serta UMKM Bhayangkari Cabang Padang Lawas Utara.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama. Pada pukul 15.05 WIB, Kapolda Sumut beserta rombongan meninggalkan Mako Polres Padang Lawas Utara. (red)

















