Medan (Metro IDN)
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin SH MH membuka kegiatan seleksi terhadap 20 jaksa, yang saat ini menjabat eselon IV atau setingkat Kepala Seksi (Kasi), Kasubbag, Pemeriksa maupun Kasubbid) di lingkungan Kejati Sumut dan Kejari di Sumut.
Kasi Penkum Kejati Sumut Rizaldi SH MH dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/10/2027) menyebutkan, kegiatan tersebut digelar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di kantor Kejati Sumut, Kamis (1/10/2026.
Rizaldi menyebutkan, kegiatan itu digelar alam rangka menjaring dan mencari calon pimpinan menduduki eselon III B yaitu setingkat Koordinator dan Kabag Tata Usaha (sebelum Kajari).
Satu orang eselon IV yang mengikuti seleksi atau uji kompetensi tersebut melakukan pemaparan melalui zoom online (virtual) dan test kompetensi oleh tim penguji.
Sebagai penguji dari eksternal adalah, Prof Dr Ningrum Natasya Sirait, SH M Li dan Prof Dr Alvi Syahrin, SH MS, keduanya Guru Besar FH USU. Sedang penguji internal Wakajati Eko Adhyaksono, SH MH.
Peserta diberi kesempatan memaparkan materi terkait proses penegakan hukum dari berbagai teori maupun sudut pandang dihadapan penguji, serta dituntut mampu menjelaskan detail dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kajati Sumut Muhibuddin SH MH dalam sambutannya menyampaikan, seleksi calon pimpinan tersebut digelar sebagai langkah dan upaya Kejaksaan RI dalam mencari dan menjaring calon pemimpin masa depan.
Ujian ini dilakukan menilai sejauh mana kemampuan peserta sehingga dapat dinilai layak diberi amanah menjadi pimpinan atau tidak.
Menurut Kajati, ini merupakan langkah awal dan jika dinyatakan lulus, berhak mengikuti seleksi atau ujian berikutnya yang akan digelar langsung oleh Kejaksaan Agung di Jakarta.
“Jadi terus lah berjuang menjadi yang terbaik. Menjadi pimpinan di Kejaksaan tidak hanya dibutuhkan kecerdasan, tetapi harus juga memiliki kemampuan manajerial dan berani.
Sebagai penegak hukum harus dapat mempertanggungjawabkan pekerjaanmu kepada sesama manusia dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegas Kajati.
Usai kegiatan seleksi, Ningrum Natasya Sirait menyampaikan apresiasi khusus kepada pimpinan Kejati Sumut atas pelaksanaan ujian atau kompetensi ini, ini merupakan bentuk transparansi kelembagaan.
“Ini kesempatan untuk membuktikan kemampuan personil secara terbuka sehingga promosi jabatan memang betul dapat dipertanggungjawabkan.
Kami berharap kerjasama antara Kejati Sumut dan Akademisi USU dapat terus berjalan dan berkesinambungan,” ujarnya. Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Alvi Syahrin.
Adapun diantara ke-20 jaksa yang ikut seleksi antara lain, Mohanad Junio Romandre, Fakrillah, Ricardo Baringin Marpaung, Dr K Rahman Nasution, Chairul Fadli, Lamro Simbolon, Elyna Simanjuntak, Eduward, Bintang S, Dasmer Nehemia Saragih.
Harianto Siagian, Andi Salim,Andriyani E Sitohang, Elan Jaelani, Donny Paruluan Nababan, Hery PS, Ida Mustija Napitupulu, Jimmy Donivan, Symon Morrys, Boby Syahputra. (red)

















