Medan (Metro IDN)
Pencarian terhadap Cristoper Rustam Muda Dua, warga Batam, mahasiswa Fakultas Filsapat UNIKA ST, hingga
memasuki hari Ke-4, pada Selasa (14/4/2026) belum juga berhasil.
Upaya sudah dilakukan sejak Cristoper Rustam Muda Dua dikabarkan hilang saat berenang di perairan Danau Toba, tepatnya daerah Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu Kabupaten Toba, Sumut.
Pencarian pun masih terus dilakukan oleh Tim Gabungan mulai dari Basarnas, BPBD Kabupaten Toba, Tim selam dari Regal Spring Indonesia dan Polri dan TNI serta aparat Kecamatan dan Desa.
Dikutip dari harianSIB.com, Selasa (15/4/2026), Wakil Bupati Toba Audy Murphy O Sitorus bersama Staf Ahli TP PKK Kabupaten Toba Riama Murphy Sitorus, turun meninjau langsung proses pencarian korban, Selasa (14/4/2026).
Selain memberi penguatan kepada ibu dari korban, wakil bupati juga memberikan dorongan moral kepada seluruh tim yang terlihat dalam upaya pencarian korban yang hilang saat berenang di perairan Danau Toba.
Wakil Bupati Toba mengkoordinasikan tim pencari korban yang terdiri dari Basarnas, BPBD dan tim penyelam dari PT Regal Spring Indonesia.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan tim Basarnas, proses pencarian terkendala karena kedalaman palung Danau Toba disekitar lokasi kejadian mencapai hingga 150 meter, kedalaman itu diluar batas kemampuan tim penyelam.
“Lakukan segala upaya, dengan semaksimal mungkin menggunakan atau berkoordinasi dengan semua pihak yang bisa membantu ,” kata Wakil Bupati kepada Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Toba, Sikkat Sitompul.
Pihak Basarnas dan penyelam dari PT Regal Spring Indonesia juga diminta untuk terus berupaya melakukan pencarian dengan SOP yang telah ditetapkan.
Kepada ibu korban, Nuraini Simbolon, Wakil Bupati menyampaikan rasa belasungkawa. Beliau menyampaikan bahwa Pemkab Toba dan tim akan berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian.
“Sebagai umat Katolik, kami yakin bahwa Ibu telah mengiklaskan anak Ibu menjadi milik Tuhan. Kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin, semoga Tuhan merestui keinginan kita ini,” kata Wakil Bupati sembari menahan tangis kepada ibu korban yang sudah berada di lokasi sejak hari pertama pencarian.
Melihat upaya pencarian yang dilakukan, termasuk dengan kehadiran Wakil Bupati di lokasi, ibu korban menyampaikan terima kasih.
“Kami benar-benar berterimakasih atas upaya yang telah dilakukan dalam upaya pencarian anak kami. Kami tidak merasa sendiri, kami merasa dirangkul.
Biarlah Tuhan yang membalas kebaikan Bapak-Ibu semua yang telah mendukung pencarian anak kami.
Kami sadar anak kami milik Tuhan, tetapi saya berhadap dapat melihat jasadnya. Saya tidak mampu untuk meninggalkan tempat ini,” lanjut beliau sambil menahan tangis. (red/snn)

















