Simalungun (Metro IDN)
Diduga kiriman kabut asap dampak dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatera bagian selatan, Sebagian kawasan perairan Danau Toba diselimuti tampak kabut asap tebal, dan mengganggu jarak pandang sehingga ancaman serius bagi keselamatan pelayaran.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba yang juga Koordinator KSOP Utama Belawan, Torra Hasugian, atas kondisi tersebut pihaknya telah mengeluarkan surat edaran Nomor UM. 003/XX/KSOPP.DT-2026 Tentang Kewaspadaan Keselamatan Pelayaran Akibat Kabut Asap di Perairan Danau Toba.
“Surat edaran itu sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan kewaspadaan seluruh nakhoda dan operator kapal, khususnya kapal penyeberangan yang melayani masyarakat dan wisatawan di Danau Toba,” ujar Torra, Sabtu (18/10/2026).
Surat edaran (SE) tersebut dikeluarkan berdasarkan laporan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan. BMKG mencatat penurunan kualitas udara dan jarak pandang di kawasan Danau Toba hingga 1 sampai 3 kilometer, bahkan di bawah 1 kilometer di area tertentu akibat sebaran kabut asap Karhutla.
Torra menyampaikan, kabut asap telah mengurangi jarak pandang nakhoda dalam mengamati jalur pelayaran, kapal lain, dan kondisi di sekitar lintasan. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi hal penting demi keselamatan pelayaran.
KSOPP Danau Toba mengingatkan agar nakhoda selalu memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang sebelum maupun selama pelayaran.
Jika kondisi dinilai tidak aman, pelayaran harus disesuaikan dengan prosedur keselamatan yang berlaku.
Selain itu, operator kapal diminta memastikan kesiapan armada, kelengkapan peralatan keselamatan, serta menjalin komunikasi intensif dengan petugas terkait untuk mengantisipasi perubahan cuaca di perairan Danau Toba.
Antisipasi dan langkah ini penting mengingat jalur penyeberangan Danau Toba merupakan sarana transportasi utama yang menghubungkan sejumlah wilayah, termasuk akses menuju Kabupaten Samosir yang dijuluki ‘Negeri Indah Kepingan Surga’.
Torra menambahkan, hingga saat ini aktivitas pelayaran di kawasan perairan Danau Toba masih berjalan normal dengan tetap mengutamakan keselamatan.
“Dengan adanya surat edaran ini, seluruh pihak yang terlibat dalam operasional transportasi air diharapkan meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih menyelimuti kawasan Danau Toba,” pungkasnya.
Di Toba, Balige
Hujan yang mengguyur daerah Balige sekitarnya, Minggu (18/10/2026) pagi, walau tidak begitu deras dan lama, telah mengurangi pekatnya kabut asap yang telah menyelimuti Balige (Toba) sekitarnya selama seminggu terakhir ini.
Walau masih tetap diselimuti asap, kondisi saat ini lebih mendingan dibandingkan kabut yang kemarin- kemarin.
Hamparan perbukitan gunung di jajaran Bukit Barisan, Minggu (18/10/2026), sudah mulai terlihat dibanding beberapa waktu lalu, hamparan pegunungan tidak terlihat sama sekali. (red)
















