Jakarta (Metro IDN)
Dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), yang akan digelar secara besar-besaran di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 18 Oktober 2026, HKBP mulai mendatangkan segala persiapan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
Diproyeksikan, perayaan ini menjadi salah satu ibadah raya terbesar dalam sejarah HKBP, dengan target kehadiran lebih dari 100 ribu jemaat, termasuk dari berbagai negara.
Ketua Umum Panitia Nasional HUT HKBP ke 165 yang juga Ketua Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN) periode 2024–2028 Dr Effendi MS Simbolon mengungkapkan, panitia telah menggelar rapat pleno ketiga sebagai bagian dari konsolidasi lintas bidang untuk memastikan kesiapan acara enam bulan ke depan.
“Hari ini kami rapat pleno yang ketiga untuk persiapan ibadah raya dalam rangka HUT HKBP ke-165. Seluruh pembidangan hadir, termasuk para pembina, para Penasehat dan para Praeses dari berbagai wilayah. Distrik Jakarta, Banten, Bekasi, Deboskab, Jabartengdiy, IBT dan distrik lainnya baik secara langsung maupun daring,” ujar Effendi, di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Dijelaskan, persiapan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur kepanitiaan dari berbagai wilayah, termasuk distrik Jakarta, Banten, hingga Bekasi. Bahkan, sejumlah perwakilan dari luar daerah turut mengikuti rapat secara online sebagai bagian dari koordinasi global.
Menurut Effendi, progres persiapan mulai menunjukkan perkembangan signifikan, terlebih setelah panitia melakukan kunjungan lapangan ke kawasan GBK untuk merasakan langsung atmosfer lokasi acara.
“Puji Tuhan, sudah ada progres. Kami juga sudah melakukan site visit ke GBK dan mulai merasakan irama persiapan. Bulan depan akan ada pleno lanjutan untuk menetapkan pedoman pelaksanaan secara menyeluruh,” katanya.
Ibadah raya ini akan menjadi momentum syukur atas perjalanan panjang HKBP selama 165 tahun, yang telah melayani sekitar 8 juta jemaat di seluruh dunia.
Perayaan ini sekaligus mencerminkan perjalanan iman lintas generasi, yang telah berlangsung selama lebih dari 10 generasi sejak berdirinya gereja tersebut.
“Ibadah raya ini adalah bentuk pengucapan syukur. Kita mensyukuri perjalanan kekristenan, khususnya di Tanah Batak, yang sudah berlangsung selama 165 tahun,” ujar Effendi.
Rangkaian ibadah utama direncanakan berlangsung selama 3,5 hingga 4 jam, dimulai pukul 15.30 WIB hingga sekitar pukul 19.00 WIB. Ibadah akan dipimpin oleh pimpinan tertinggi HKBP, Ephorus, dan mencakup prosesi perjamuan kudus serta rangkaian liturgi khusus.
Selain ibadah utama, panitia juga menyiapkan perayaan nasional yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Pada sesi ini, panitia berharap kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Wakil Presiden, serta para tokoh lintas agama sebagai simbol kebersamaan dan toleransi di Indonesia.
“Kami sudah mengundang Bapak Presiden dan Wakil Presiden, serta para pemimpin agama. Ini juga menjadi momentum nasional untuk mensyukuri kehidupan berbangsa yang penuh toleransi,” jelas Effendi.
Ia menambahkan, perayaan ini tidak hanya berskala nasional, tetapi juga internasional. HKBP saat ini telah memiliki pelayanan di berbagai negara, seperti Australia, Eropa, Malaysia, dan Amerika Serikat, meski jumlah jemaat terbesar tetap berada di Indonesia.
Dari sisi organisasi, sebanyak 653 panitia telah dibentuk dan bekerja lintas 32 distrik untuk memastikan kelancaran acara. Rapat koordinasi dilakukan secara rutin, baik melalui rapat pleno bulanan maupun rapat teknis mingguan di sekretariat panitia.
Menariknya, perayaan 165 tahun ini bukan merupakan momentum jubilium yang lazim dirayakan setiap 25 atau 50 tahun. Namun, pimpinan HKBP memutuskan untuk tetap menggelarnya sebagai bentuk syukur atas perjalanan panjang gereja.
“Biasanya jubilium itu 25 atau 50 tahun, tetapi kali ini kami memilih tetap merayakan 165 tahun sebagai bentuk rasa syukur,” kata Effendi.
Dengan skala acara yang besar dan melibatkan jemaat lintas negara, HKBP berharap perayaan ini tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga memperkuat nilai persatuan, toleransi, dan kontribusi gereja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Berbagai kegiatan menjelang perayaan Akbar HUT HKBP ke 165 juga dilaksanakan konser road to 165, padel series tournament di 11 kota, HKBP 165 football cup, pameran, UMKM, bakti sosial, funwalk, 5K run, giat anak anak dan remaja, lomba melukis, sayembara lagu mars dan hymne HKBP, koor sekolah minggu, remaja naposo, ama, ina, lansia, angklung dan gondang Batak, tortor serta kleidoskop perjalanan 165 tahun HKBP. (Ant/Red)

















