Medan (Metro IDN)
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Surya mendampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau Pos Terpadu sekaligus melepas personel pengamanan Idulfitri 1447 H/2026 M di Pos Blok Medan, Jalan Balai Kota, Jumat (20/3/2026) malam.
Kegiatan diawali dengan koordinasi nasional melalui konferensi video bersama jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya sinergi Polri dan TNI dalam mengamankan perayaan Idulfitri dengan mengusung moto “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Kapolri mengungkapkan puncak arus mudik telah dimulai sejak 18 Maret, dengan peningkatan volume kendaraan 4,26 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Puncak arus balik diperkirakan terjadi mulai 24 Maret 2026.
Ia juga mengapresiasi penurunan angka fatalitas kecelakaan hingga 24,61 persen. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, memanfaatkan rest area, dan tidak memaksakan perjalanan saat lelah,” kata Listyo Sigit.
Mengantisipasi cuaca ekstrem, Polri bekerja sama dengan BMKG dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca. Seluruh satuan tugas di pos terpadu juga diminta siaga terhadap potensi banjir dan longsor di jalur mudik.
Kapolri mengingatkan pengelola wisata, khususnya wisata air, untuk memastikan ketersediaan alat keselamatan dan membatasi jumlah pengunjung.
Untuk mengurai kepadatan arus balik, pemerintah menganjurkan masyarakat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret dan mematuhi pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret.
Sementara Wagub Surya memaparkan kesiapan infrastruktur jalan di Sumut. Pemerintah Provinsi telah memetakan tiga jalur utama arus mudik, yakni Lintas Barat, Lintas Tengah, dan Lintas Timur, guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
Wagubsu melaporkan perkembangan penanganan infrastruktur pascabencana di 12 kabupaten/kota. Hingga saat ini, 263 titik longsor, 19 titik jalan putus, dan 65 titik jalan amblas telah ditangani secara darurat.
“Ruas Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang kini sudah dapat dilalui dengan sistem buka-tutup. Kami mengimbau pemudik dari Tarutung menuju Sibolga untuk menggunakan jalur alternatif melalui Poriaha demi keselamatan,” ujar Surya.
Ditambahkan, sebanyak 13 lokasi prioritas telah menyelesaikan Detailed Engineering Design (DED) percepatan rehabilitasi permanen. Untuk mendukung kelancaran mudik sekaligus menekan angka kecelakaan dan inflasi, Pemprov Sumut menyediakan program mudik gratis.
Dijelaskan, tersedia 1.380 kursi kereta api untuk rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Tanjungbalai, serta 2.874 kursi bus yang melayani enam rute utama, termasuk Gunung Tua,Padangsidimpuan dan Barus.
Moda transportasi laut disiapkan untuk rute Belawan–Batam dan Sibolga–Gunungsitoli.
Sebanyak 602 unit bus AKAP dan 2.452 unit bus AKDP juga disiagakan. Enam Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di Sumut pun dialihfungsikan menjadi rest area bagi pemudik.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang akan melakukan patroli di titik-titik rawan di Medan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panglima TNI Agus Subiyanto, Pangdam I/Bukit Barisan Hendy Antariksa, Wali Kota Medan Rico Waas, serta Kapolda Sumut Whisnu Hermawan. (red)
















