Medan (Metro Idn)
Tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan memberi ucapan syukur dari hasil penjualan buku biografinya kepada 3 yayasan binaannya, di kediamannya Jalan Beringin Raya VII Kelurahan Gaperta, Medan Helvetia, Selasa (25/11/2025).
Ke 3 yayasan yakni, Opung Toke, Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) dan Yayasan Masyarakat Peduli Disabilitas Indonesia (MPDI).
Bantuan sebagai ucapan syukur hasil penjualan bukunya diserahkan RE Nainggolan bersama istri tercinta Linda M br Hutasoit, disaksikan Ir Yanmart Nainggolan, Ny Sihite br Nainggolan, Ny Sianipar br Nainggolan, Op Hosea Nainggolan, Jadi Pane, penulis biografi Toga Nainggolan dan Ny Gabriel Nainggolan br Hutagalung.
Dr RE Nainggolan dan istri baru saja berjubileum atau berulangtahun ke 75 tahun, yang syukurannya berlangsung meriah dihadiri Gubernur M Bobby A Nasution dan ribuan hadirin, di Regale Convention Centre Jalan H Adam Malik Medan, Jumat (21/11/2025).
Dan sehari sebelumnya dilakukan peluncuran biografi Dr RE Nainggolan berjudul: “Keyakinan Perjuangan dan Pengabdian”.
Buku pun terjual laris, dan hasilnya untuk kemuliaan nama Tuhan, sehingga dipersembahkan kepada yayasan sosial seperti Yayasan Opung Toke, YSKI, MPDI dan untuk kegiatan natal kaum Lansia HKBP Distrik X Medan-Aceh.
Penyerahan bantuan tersebut diterima perwakilan Yayasan Opung Toke yakni Natanael Nainggolan, Ketua MPDI Henry alias Awi dan Ketua YSKI Anwar Sipahutar.
Mantan Sekdaprovsu ini menceritakan, Yayasan Opung Toke memberi banyak perhatian kepada pendidikan anak anak baik pendidikan sekolah maupun iman. Yayasan ini menyiapkan rumah, kenderaan dan tenaga pendidik yang digaji guna mendidik anak-anak di Tarutung.
Sedangkan YSKI sudah bertahun-tahun menjadi tulang punggung di dalam setiap even sosial di Sumut, khususnya Kota Medan.
Sudah ratusan ribu orang menikmati layanan sosial YSKI lewat pengobatan gratis dan membagi kacamata baca gratis tanpa melihat siku, agama dan ras.
Mantan Bupati Taput ini teringat ketika menjadi Ketua Umum Jubileum 150 tahun HKBP tahun 2011 yang puncaknya dihadiri 100 ribu orang di Stadion Teladan Medan.
Dalam rangkaian sebelum puncak acara, panitia menggelar Bakti Sosial yang dikoordinir YSKI waktu itu diketuai Drg Anita dan Dr RE Nainggolan sebagai penasehat YSKI.
Puluhan ribu orang telah menikmati pelayanan YSKI, tidak hanya pengobatan gratis, juga mendapat makanan bergizi anak balita dan ibu hamil juga mendapat bantuan sembako.
“Sedangkan MPDI adalah komitmen kita menghimpun saudara-saudara difabel di Sumatera Utara.
Ketiga organisasi ini harus eksis terus, bantuan kami hanya sekedar, ibarat setitik air dari gumpalan air terjun, inilah yang dulu bisa kami berikan semoga bermanfaat,” ucapnya.
Anwar Sipahutar dari YSKI berterima kasih perhatian Dr RE Nainggolan terhadap YSKI dan bangga dinusia 75 tahun masih tetap berkarya.
Banyak masyarakat yang tidak tersentuh tapi bisa dijangkau RE Nainggolan, sehingga sosok Dr RE Nainggolan ada di hati banyak masyarakat.
Erita Sitepu dari MPDI sangat bangga dengan Dr RE Nainggolan, karena lewat pendampingan terhadap MPDI, sudah banyak kaum difabel diterima bekerja di perusahaan swasta.
“Kami tidak ingin hanya dikasihani, tapi butuh pekerjaan untuk masa depan kami, semua itu bisa kami dapat berkat pak RE,” ungkapnya.(red)

















