Medan (Metro IDN)
Keluarga besar PT Bank Sumut mengadakan perayaan natal yang berlangsung khidmat di Tiara Convention Hall Medan, Sabtu (6/12/2025).
Perayaan natal dengan tema, “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga”, menjadi momentum penguatan etos kerja, peneguhan empati sosial, serta perawatan persaudaraan lintas agama, suku, ras, dan golongan.
Asisten Pemerintahan Pemprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mewakili Gubernur Sumut Bobby A Nasution , menegaskan bahwa semangat Natal harus diwujudkan dalam pelayanan yang berintegritas dan humanis oleh seluruh insan Bank Sumut.
Hadir juga dalam perayaan tersebut perwakilan OJK, Bank Indonesia (BI), pimpinan perbankan, direksi hingga pimpinan cabang se-Sumut.
Dalam khotbahnya, Pdt Andiko Limbong, MTh, menekankan bahwa kasih Tuhan harus menjadi fondasi bekerja dan melayani sesama.
Direktur Kepatuhan Bank Sumut, Eksir, juga menegaskan bahwa etos kerja adalah bagian dari ibadah, sehingga semangat Natal harus memotivasi seluruh pegawai untuk bekerja keras, saling mendukung, dan memberikan pelayanan terbaik.
Dalam suasana religius yang sarat empati, acara ini menjadi peneguhan semangat memperkuat etos kerja,” papar Eksir sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (8/12/2025).
Perayaan Natal 2025 Bank Sumut mengambil tema “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga”, lanjut Eksir, perayaan ini menumbuhkan kepedulian sosial, dan merawat persaudaraan lintas agama, suku, ras, serta antargolongan.
Bank Sumut, katanya, berkomitmen menjadi sokoguru pembangunan daerah melalui kinerja keuangan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam rangka Natal, Bank Sumut juga menyalurkan bantuan kepada panti asuhan serta melakukan penggalangan dana untuk korban banjir, longsor, dan gempa di berbagai wilayah Sumut.
Ketua Panitia, Risno Sinaga, menyebut bantuan ini merupakan wujud nyata kasih dan empati yang diwajibkan oleh iman.
Di tengah banyaknya bencana yang melanda Sumut, Bank Sumut menegaskan komitmen sosialnya untuk terus hadir bagi masyarakat melalui dukungan kemanusiaan dan pelayanan finansial yang inklusif.(red/Ant)

















