Medan (Metro Idn)
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Sumatera Utara (Sumut) pada Oktober 2025 mengalami penurunan dibandingkan September 2025, sejalan dengan tren nasional yang juga mencatat penurunan 4,83 persen.
Secara total, Indonesia menerima 1.327.517 kunjungan Wisman pada Oktober 2025. Ini diungkap Kepala BPS (Badan Pusat Statistik Sumut, Asim Saputra, dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025).
Dari sepuluh negara pasar utama Wisman ke Sumut, Malaysia masih menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 50,43 persen.
Posisi berikutnya ditempati Singapura (5,61 persen), China (4,11 persen), Jerman (2,74 persen), Australia (1,74 persen), Prancis (1,59 persen), Belanda (1,47 persen), Inggris Raya (1,40 persen), Thailand (1,32 persen), dan India (1,24 persen).
Secara keseluruhan, kontribusi Wisman dari sepuluh negara tersebut mencapai 71,62 persen dari total kedatangan ke Sumut.
Jika dibandingkan bulan sebelumnya (M-to-M), jumlah Wisman dari sepuluh negara utama itu turun 21,10 persen.
Malaysia sebagai kontributor terbesar mengalami penurunan signifikan yakni 28,27 persen, sementara Belanda mencatat penurunan tertinggi sebesar 51,97 persen.
Meski demikian, beberapa negara justru menunjukkan peningkatan kunjungan, seperti Singapura, China, Australia, Thailand, dan India.
Secara tahunan (Y-on-Y), situasi menunjukkan perkembangan positif. Jumlah Wisman yang masuk ke Sumut pada Oktober 2025 naik 22,32 persen dibanding Oktober 2024.
Dari sepuluh negara utama, sebagian besar mencatat pertumbuhan, kecuali Belanda yang turun 21,84 persen. China menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi pada Oktober 2025, mencapai 96,15 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, China juga mencatat peningkatan tertinggi dengan kenaikan mencapai 58,57 persen.(red)




















